Resident Evil Requiem, seri kesembilan dari franchise video game bergenre survival horror besutan Capcom, Resident Evil, akhirnya secara resmi rilis pada 27 Februari kemarin. Kendati dibanderol dengan harga yang cukup tinggi di Steam, Rp910.000, Resident Evil Requiem berhasil mendapat kategori ulasan “Overwhelmingly Positive” di mana 96% dari 16.000 orang lebih yang telah memainkan game ini meninggalkan ulasan positif untuk game ini.
Cerita Resident Evil Requiem
Leon Scott Kennedy kembali menjadi karakter utama dalam seri Resident Evil kali ini, setelah terakhir kali muncul sebagai karakter utama di Resident Evil 4 Remake pada tahun 2023. Karakter ikonik satu ini pertama kali muncul di seri kedua franchise video game Resident Evil, Resident Evil 2 yang rilis pada tahun 1998, 28 tahun yang lalu. Namun, cerita Resident Evil Requiem bukan hanya fokus pada karakter Leon, melainkan juga karakter baru Grace Ashcroft, anak dari Alyssa Ashcroft, protagonis dalam seri Resident Evil Outbreak.
Cerita bermula dari karakter Grace yang merupakan seorang analis FBI yang ditugaskan untuk menyelidiki kasus kematian misterius para penyintas dari Raccoon City yang diduga karena Raccoon City Syndrome, mutasi mematikan dari t-Virus. Sementara itu, Leon tengah berusaha mencari obat untuk penyakit yang dideritanya, sekaligus memburu mantan anggota Umbrella yang masih hidup. Mereka pun pada akhirnya bertemu karena misi mereka yang sama, yakni mengungkap misteri Elpis dan menghadapi Dr. Victor Gideon, antagonis dalam seri Resident Evil kali ini.

Mekanik Gameplay Resident Evil Requiem
Resident Evil Requiem menawarkan mekanik gameplay yang unik dengan menghadirkan dua karakter utama yang memiliki gaya bermain yang kontras. Mekanik gameplay ini dirancang untuk memberikan variasi sekaligus memperkuat atmosfer horor dan aksi dalam game. Karakter Leon memiliki mekanik gameplay yang terbilang brute force. Kamu pun akan dihadapkan pada gelombang zombie yang masif. Namun, jangan khawatir, karena Leon memiliki opsi senjata yang sangat beragam, mulai dari SMG, shotgun, sniper rifle, hingga revolver ikonik bernama Requiem, judul seri Resident Evil kali ini. Kamu juga bisa meng-upgrade senjata Leon menggunakan CP yang kamu dapat dari membunuh musuh.

Sebaliknya, karakter Grace memiliki mekanik gameplay yang lebih taktis, cocok untuk kamu penyuka puzzle solving. Grace pun lebih mengandalkan gaya bermain stealth dan crafting, menggunakan alat-alat seperti Hemolic untuk meledakkan zombie serta perangkat penghisap darah yang mengubah darah musuh menjadi bahan crafting untuk membuat medkit, peluru, dan molotov. Inventori Grace juga sangat terbatas, sehingga kamu harus cermat dalam mengatur persediaan.

Top up Steam Wallet di UniPin buat beli Resident Evil Requiem sekarang juga.
FAQ Comeback Leon di Resident Evil – Resident Evil Requiem
1. Apa itu Resident Evil Requiem?
Resident Evil Requiem adalah seri kesembilan dari franchise video game survival horror besutan Capcom, Resident Evil, yang resmi dirilis pada 27 Februari.
2. Siapa karakter utama dalam Resident Evil Requiem?
Terdapat dua karakter utama, yaitu Leon Scott Kennedy dan Grace Ashcroft, seorang analis FBI sekaligus anak dari Alyssa Ashcroft.
3. Siapa antagonis dalam Resident Evil Requiem?
Antagonis utama dalam seri kali ini adalah Dr. Victor Gideon.
4. Bagaimana cerita dalam Resident Evil Requiem?
Cerita berfokus pada Grace yang menyelidiki kematian misterius penyintas Raccoon City akibat Raccoon City Syndrome/mutasi mematikan dari t-Virus, serta Leon yang mencari obat untuk penyakitnya.
5. Bagaimana mekanik gameplay dari Resident Evil Requiem?
Game ini menawarkan dua gaya bermain pada setiap karakternya. Leon berfokus pada pendekatan brute force dengan berbagai senjata api yang bisa di-upgrade, sedangkan Grace lebih taktis dengan fokus pada puzzle solving, stealth, serta sistem crafting menggunakan alat khusus.
