Selangkah lagi. Ya, tinggal selangkah lagi bagi Indonesia untuk mencetak sejarah baru di mode Clash Squad. Sayangnya, harapan tersebut harus pupus setelah RRQ Kazu takluk 1-3 dari All Gamers Global (AG Global) pada Grand Final FFCM SEA 2026 Summer.
Kekalahan ini membuat Indonesia kembali gagal meraih gelar juara Clash Squad di turnamen tingkat Asia Tenggara ataupun internasional. Sebaliknya, AG Global berhasil merebut kembali tahta sebagai tim Clash Squad terbaik setelah hanya finis di peringkat keempat pada edisi perdana FFCM SEA, padahal mereka merupakan juara FFWS Global Finals 2025: Clash Squad.
Yang lebih menyakitkan lagi, RRQ Kazu harus mengakhiri perjuangannya dengan kekalahan telak 0-6 pada game penentuan alias “dikasih telur” oleh AG Global.
AG Global Kembali Rebut Tahta Clash Squad

Selamat kepada All Gamers Global (AG Global) yang berhasil menjuarai FFCM SEA 2026 Summer sekaligus membawa pulang hadiah utama sebesar USD 30.000 serta merebut kembali tahta sebagai tim Clash Squad terbaik.
Sayang sekali, kita gagal menyaksikan RRQ Kazu meraih gelar pertama mereka di turnamen tingkat Asia Tenggara. Pencapaian terbaik mereka sejauh ini hanyalah finis sebagai runner-up di FFWS Global Finals 2024, Esports World Cup (EWC) 2024, dan kini FFCM SEA 2026 Summer.
Hasil Pertandingan FFCM SEA 2026 Summer
Menariknya, AG Global berhasil menjuarai FFCM SEA 2026 Summer meski sempat kalah dari Team Flash, penghuni dasar klasemen Grup A sekaligus tim pertama yang tereliminasi dari kompetisi ini.
Namun, pasca-kekalahan tersebut, AG Global justru berhasil bangkit dan menyapu bersih seluruh pertandingan hingga menutup FFCM SEA 2026 Summer dengan gelar juara.
Lantas, bagaimana sebenarnya perjalanan AG Global hingga berhasil menjuarai FFCM SEA 2026 Summer? Berikut adalah hasil pertandingan turnamen ini, mulai dari Group Stage hingga Elimination Stage.
Hasil Group Stage
Pada fase Group Stage, setiap pertandingan dimainkan dalam format Best of 3 (Bo3). Artinya, setiap pertandingan terdiri atas maksimal tiga game Clash Squad, dan tim yang lebih dulu memenangkan dua game akan keluar sebagai pemenang.
Dua tim teratas dari masing-masing grup akan melaju ke Upper Bracket pada fase berikutnya, yaitu Elimination Stage, sedangkan dua tim terbawah harus memulai perjuangan mereka dari Lower Bracket.
Posisi klasemen ditentukan berdasarkan jumlah poin, di mana setiap kemenangan bernilai 3 poin. Apabila terdapat dua atau lebih tim dengan jumlah poin yang sama, penentuan posisi klasemen akan dihitung berdasarkan selisih game yang mereka menangkan. Jika hasilnya masih saja imbang, maka total eliminations yang diperoleh masing-masing tim akan menjadi penentu terakhir.
Hasil Elimination Stage – Upper Bracket
Pada Upper Bracket Elimination Stage, tim peringkat pertama Grup A akan menghadapi tim peringkat kedua Grup B. Sebaliknya, tim peringkat pertama Grup B akan bertemu dengan tim peringkat kedua Grup A.
Tim yang kalah pada pertandingan pertama Upper Bracket akan turun ke Lower Bracket untuk menghadapi pemenang pertandingan pertama Lower Bracket. Sementara itu, tim yang menang akan melaju ke Upper Bracket Final. Pemenang Upper Bracket Final akan langsung mengamankan satu tempat di Grand Final, sedangkan tim yang kalah harus turun ke Lower Bracket Final untuk memperebutkan tiket terakhir menuju Grand Final.
Hasil Elimination Stage – Lower Bracket
Pada Lower Bracket Elimination Stage, tim peringkat ketiga Grup B akan menghadapi tim peringkat terakhir Grup A. Sebaliknya, tim peringkat ketiga Grup A akan bertemu dengan tim peringkat terakhir Grup B.
Tim yang kalah pada pertandingan pertama Lower Bracket akan langsung tereliminasi. Sementara itu, tim yang menang akan menghadapi tim yang kalah pada pertandingan pertama Upper Bracket.
Pemenang dari kedua pertandingan tersebut kemudian akan saling bertemu. Dan pemenangnya akan melaju ke Lower Bracket Final untuk memperebutkan tiket terakhir menuju Grand Final.
Hasil Lower Bracket Final & Grand Final
Kalau kamu perhatikan, seluruh pertandingan pada Elimination Stage sebelum Lower Bracket Final, Upper Bracket Final, dan Grand Final masih menggunakan format Best of 3 (Bo3).
Namun, saat memasuki Lower Bracket Final, Upper Bracket Final, dan Grand Final, format pertandingan berubah menjadi Best of 5 (Bo5). Dengan format ini, tim yang lebih dulu memenangkan tiga game akan keluar sebagai pemenang.
Sehabis baca artikel ini, jangan lupa untuk top up diamond Free Fire di UniPin, ya! Selain karena mudah dan cepat, UniPin juga sudah menjadi pilihan banyak pemain karena aman dan terpercaya.
FAQ RRQ Kazu Dikasih Telur, AG Global Juara FFCM SEA 2026 Summer
1. Siapa juara FFCM SEA 2026 Summer?
All Gamers Global (AG Global) berhasil menjadi juara FFCM SEA 2026 Summer setelah mengalahkan RRQ Kazu dengan skor 3-1 di Grand Final.
2. Apa yang dimaksud dengan “dikasih telur” di Free Fire?
“Dikasih telur” adalah istilah yang digunakan ketika sebuah tim gagal memenangkan satu ronde pun di mode Clash Squad. Salah satu contohnya adalah saat RRQ Kazu kalah telak 0-6 dari AG Global pada game penentuan Grand Final FFCM SEA 2026 Summer.
3. Berapa hadiah yang diperoleh juara FFCM SEA 2026 Summer?
AG Global berhasil membawa pulang hadiah utama sebesar USD 30.000 setelah menjuarai FFCM SEA 2026 Summer.








